Menghadapi lawan yang memiliki gaya permainan agresif dalam badminton seringkali membuat pemain merasa tertekan dan sulit mengembangkan pola permainan sendiri. Lawan yang agresif biasanya mengandalkan pukulan smash keras, drive cepat, dan permainan net yang tajam untuk mengakhiri reli sesegera mungkin. Namun, agresivitas lawan sebenarnya bisa menjadi bumerang jika Anda tahu cara memanfaatkan momentum tersebut untuk membalikkan keadaan dan mendulang poin.
Mengatur Tempo dan Durasi Reli
Kunci utama menghadapi pemain agresif adalah dengan tidak mengikuti irama permainan mereka yang cepat. Anda harus mampu memperlambat tempo dengan memberikan pukulan-pukulan lambung atau lob yang dalam ke arah garis belakang lapangan. Dengan memaksa lawan bergerak mundur, intensitas serangan mereka akan berkurang karena sulit melakukan smash mematikan dari posisi yang tidak ideal. Strategi ini memaksa lawan untuk lebih banyak berlari dan menguras stamina mereka secara bertahap.
Penempatan Bola yang Akurat dan Variatif
Pemain agresif sangat menyukai bola-bola tanggung yang berada di tengah lapangan. Untuk meredam serangan tersebut, fokuslah pada penempatan bola di sudut-sudut lapangan yang sulit dijangkau. Gunakan teknik dropshot tipis di depan net untuk memaksa lawan maju dengan cepat setelah mereka melakukan serangan dari belakang. Variasi arah pukulan ini akan membuat lawan tidak bisa memprediksi langkah selanjutnya, sehingga peluang mereka untuk melakukan kesalahan sendiri atau unforced error menjadi lebih besar.
Pertahanan Solid dan Serangan Balik Instan
Memiliki pertahanan atau defense yang rapat adalah modal wajib saat berhadapan dengan “tukang smash”. Alih-alih hanya sekadar mengembalikan bola, cobalah untuk mengarahkan bola hasil smash lawan ke area depan net secara menyilang. Teknik ini sangat efektif karena saat lawan melakukan smash keras, posisi tubuh mereka biasanya condong ke depan dan sulit untuk segera melakukan pemulihan posisi (recovery). Saat itulah Anda bisa mengambil alih kendali permainan dan mengeksekusi serangan balik yang mematikan.
Menjaga Ketenangan Mental di Lapangan
Bermain melawan orang yang terus-menerus menyerang bisa sangat melelahkan secara mental. Sangat penting untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru ingin mematikan bola. Fokuslah pada setiap pukulan dan pastikan bola masuk ke area lawan dengan kualitas yang baik. Lawan yang agresif cenderung menjadi frustrasi jika serangan beruntun mereka berhasil dikembalikan berkali-kali. Saat lawan mulai kehilangan kesabaran, mereka akan cenderung melakukan spekulasi pukulan yang berisiko, dan di situlah celah bagi Anda untuk mendapatkan poin lebih banyak secara konsisten.












