Latihan badminton tidak selalu membutuhkan lapangan atau alat khusus, karena beberapa gerakan dasar bisa dilakukan di rumah untuk meningkatkan keterampilan dan kebugaran. Bagi pemula, fokus utama adalah memperkuat kaki, meningkatkan koordinasi mata-tangan, dan melatih kecepatan gerak.
Pemanasan Sebelum Latihan
Pemanasan penting untuk menghindari cedera. Lakukan peregangan kaki, lengan, dan pergelangan tangan selama 5–10 menit. Pemanasan sederhana seperti jogging di tempat, lompat tali tanpa tali, dan putaran pergelangan tangan bisa membantu otot lebih siap sebelum latihan inti.
Latihan Kaki dan Mobilitas
Kaki merupakan kunci dalam badminton. Latihan dasar seperti squat, lunges, dan side shuffle di ruang terbuka dapat meningkatkan kekuatan dan kelincahan. Gerakan side-to-side meniru pola gerak di lapangan, membantu pemula terbiasa berpindah arah dengan cepat.
Latihan Koordinasi Mata-Tangan
Pemula dapat menggunakan bola ringan atau bahkan kaos yang digulung untuk melatih pukulan dasar. Latihan melempar dan menangkap bola sendiri meningkatkan refleks dan kontrol pukulan. Fokus pada ketepatan dan ritme, bukan kekuatan pukulan.
Latihan Pukulan Bayangan
Pukulan bayangan (shadow practice) sangat efektif untuk pemula. Latih gerakan forehand, backhand, dan servis tanpa shuttlecock, fokus pada posisi kaki dan ayunan tangan. Latihan ini membantu membangun memori otot sehingga gerakan di lapangan menjadi lebih natural.
Pendinginan dan Peregangan
Setelah latihan, lakukan pendinginan dengan peregangan otot kaki, lengan, dan punggung. Pendinginan membantu otot rileks, mencegah nyeri, dan mempercepat pemulihan.
Dengan rutinitas latihan sederhana ini, pemula bisa meningkatkan teknik dan kebugaran untuk badminton meski di rumah tanpa alat. Konsistensi dan fokus pada gerakan dasar menjadi kunci kemajuan yang aman dan efektif.






